ISMI ( MA LOVELY GIRL)

June 21st, 2008 by ipandtheheroide

ISMI PUTRI WULANDARI

biasa di panggil ISMI. Cewe yang lahir pada tanggal 20 Januari 1993, lahir di cirebon. Bertempat tinggal di daerah PILANG kabupaten Cirebon. Sekolah di smp negeri 5 cirebon.

Cewe gua ini sifatnya aneh banget. Kalo ketemu gua udah kaya orang ga kenal, selalu diem paling kalo ngomong juga yang penting pentingnya aja. Tapi anehnya kalo dia ngobrol sama temen temennya tuh kaya asik gitu orangnya hahahaha.

Cewe gua ini ga bisa lepas dari hape. Kemana mana pasti selalu di bawa. Secara dia orang yang engga pernah lepas dari friendster. Setiap saat pasti online di hapenya. Dia punya badan agak kurus berisi padet laah hahahaha.

Dia tipe orang yang setia. Saking setianya sama gua udah hampir 2 tahun gua pacaran sama dia, yaah waloupun orangnya agak agak jaim gitu tapi gua tetep sayang ko sama dia.

Dia punya banyak temen, begitu juga gua. Tapi dia punya temen baik (besties) :

  • EGA
  • IKONG
  • SARI
  • VIKA
  • DWI
  • PUTRI
  • MELINDA
  • ELLSA
  • DLL

I LOVE MY DARLING ISMI

Mungkin itu kisah percintaan gua waktu di smp. Masa masa cinta monyet, masa masa dimana lagi suka sukanya sama lawan jenis, dan otomatis pikiran gua belum dewasa.

Mungkin sekarang gua udah beranjak SMA. Gua udah mulai berpikiran dewasa. Sekarang gua udah putus hubungan sama ismi. Gua sadar gua udah engga pantes lagi pacaran sama dia. Dari segi kalangan juga dia kalangan orang kaya. Sedangkan gua dari kalangan bawah alias orang ga punya.

Alesan gua putus sama dia tuh emang secara langsung gua sadar kalo gua emang udah engga pantes buat dia. Gua mulai sadar waktu ayah gua bangkrut. Pabriknya bangkrut total. Ya itu yang ngebuat gua jadi kalangan bawah sekarang. Gua tau sih dia emang masih sayang ama gua, sampe sampe dia masih nungguin gua (MUNGKIN). Emang sih gua masih sayang sama dia bahkan cinta banget kali hahahaha. Tapi gua gamau liat dia malu di hadapan temen temennya itu. Kalo gua pacaran ama dia gua bakal minder, secara gua setiap ngajak jalan dia gua pasti minjem motor temen gua. Gua engga punya motor. Sekolah aja masih pake angkot hahaha.

Gua bakal nepatin janji gua ke dia. Janji itu adalah ipan bakal ngajak ismi jalan jalan lagi kaya waktu abis prpisahan sekolah. Dari pagi sampe malem kita berdua terus. Itu janji gua ke dia.

Suatu saat nanti entah kapa gua pasti bakal balikan lagi sama lo ISMI. Gua janji gua bakalan nepatin janji gua ke lo.

Irfan Sulistianto Dwi Putra

It’s all about emo… scream your mouth!!!!

June 20th, 2008 by ipandtheheroide

Loe semua pada tau gak emo tuch apa sich!!!! pasti loe semua bilang cuma aliran musik…. padahal dari kampung halamannya nan jauh disana…. dan dari buku-buku yang gw baca klo emo tuch bukan sekedar aliran musik tapi, emo tuch sekumpulan anak-anak muda yang tersisihkan dari pergaulannya ” dikucilkan dipergaulan”… makanya banyak anak-anak muda yang berjiwa emo menutupi mukanya dengan poni yang panjang/ emo style.. dan tidak cuma style saja, anak-anak emo juga meneriakan isi hati nya dengan musik, yang sampe skarang dikenal dengan musik screamo!!! tapi untuk di Indonesia sendiri emo dijadikan Up to Date dipergaulan / cuma tau style nya aja, tapi gak tau apa arti emo itu sendiri!!! malu banget gak sich!!!!

It’s all about punk rock!!!

June 20th, 2008 by ipandtheheroide


Welcome To Negara Rocks Community Negara Rocks!Negara Rocks! adalah sebuah growing komunitas……and the Records adalah wadahnya.

“Negara” adalah sebuah kota kecil in the western part of
Bali. If you are passing the way to Denpasar or Kuta, yup!, sampeyan
pasti menemukan plang tanda masuk kota ini.. kecil but yeah! bersih,
lumayan kadang adem.Almost jalan raya bisa dilewati truk dan
bis..kembali lagi sebagai kota jembatan menuju/from Java land. Find
more about “negara” at googgle, yahoo, or whatever search
engine..dengan kata kunci “negara bali” “jembrana

Terhitung sejak lama, lumayan banyak sekali band-band
potensial ada di wilayah ini. Seingat saya waktu masih SD (’bout 1982)
sering sekali nongkrong ikut nimbrug nonton latian para muda-muda
(sekarang mereka dah tergolong engkong-engkong kongkow..), hmm Deep
Purple, Led Zeppelin, old skul
Rock,..God Bless!. dari sini juga saya dapat pengaruh musik rock, and wanna be them..!

Sekian lama perkembangan musik di Negara mengembang dan
megerucut, pemusik yang dahulu itu yess! banyak yang lari ke
Kuta,Denpasar,luar Bali..untuk hidup dan bermusik. Sebut saja “Lalut”,
Gary Moore kidal menjadi pemusik gaek di pub-pub Kuta juga sempat ke
Luar negeri, “Ayik” ..”Sandi”..”Gusdek WeeJoe” dan masih banyak lagi
pemusik gaek yang gak terhitung mencari pencerahan hidup di Pub, hotel
dan restaurant di Bali maupun Luar Bali.Saya tidak tahu kemana lagi
mereka sekarang (halo Om, Bli, engkong?).

Keberadaan konser musik besar dan kecil, sering saya
jumpai tahun tahun 80an..sampai akhir…Artiz bezars! Artis lumayan
dikenalz jaman itu digelarkan konser oleh EO lokal maupun Interlokal.

Peminat musik Rock..uh lumayan great!, terlihat dari setiap konser rock di Negara saya masih melihat orang-orang yang sama mengisi absensi. Loyal terhadap isi hati mereka terhadap rock dan sebangsanya(…Hai brow, are you still with me?).

Tahun 95an
Saya sebut sebagai awal silsilah terkontrol, seni musik cadas
underground terdeteksi dari masuknya Green Day dan ups! Superman Is
dead juga terbentuk pertengahan tahun ini.

Para pemangsa musik itu lumayan banyak, take a look at
“Kocet”, adik saya. Meracuni teman seruangan dan se-sekolahan SMP dan
SMA untuk memperdengarkan Green day, Ramones, Sex Pistol, Penywise ..en
so’on. Dari sini sedikit demi sedikit komunitas terbentuk dari
menyambikan Lokal alkohol sebagai penambah nafsu ngumpul. “Qiwi” salah
satu dari sekian banyak penikmat yang konkow dan berhati sekuat baja
untuk tetap pada jalur cadas ini, dan memainkan musik dengan semangat
penywise!..dan saya?..uh menjadi pemasok tetap racun musik ini, kaset
maupun Cd, majalah dan yang terakhir dalam format adalah MP3 dan Mpeg
dalam VCD or DVD..

Mereka bukan saja hanya menyandar,mendengarkan,memainkan
this great music.tapi mereka kerap mengorganisir untuk melangsungkan
sebuah dan banyak konser dadakan di banjar(sekelas RT/RW), SMA
,Bazaar..dll. sebagai media panggung komunitas yang kian tahun kian
banyak.

Band-band dari berbagai jenis makin semangat untuk
membaptis dirinya sebagai pemusik jalur ini, di beberapa panggung resmi
Daerah mereka juga sering menyelipkan racun baru pada orang-orang yang
belum lazim terhadap keberadaan musik cadaz nan elok… Pendapat mereka
?..uh musik apa ini?,..yooooo..sang pemusik sih santai aja -” gak
seneng denger ya jangan ditonton..santai dong Bok!”- huakz..

Sebagai catatan juga, walau beberapa peracun ini
kedapatan kuliah dan bekerja di Denpasar. Mereka baur juga dengan teman
sekerja dan kampus mendirikan band yang beraliran gak jauh-jauh dari
line musik mereka.

Hingga tahun 2000an, perjalanan musik ini di Negara
sudah tidak mempunyai perbedaan dengan wilayah ibu kota Bali, Denpasar.
Referensi musik sudah juga meluas. Terlihat sebegitu banyak aliran yang
ada disini. HardCore,Black Metal,
Punk Rock juga Chaos Punk.dll.uh salut salut salutz!

Metal, Jazz, or anything else?

June 20th, 2008 by ipandtheheroide

MUSIK BUKANLAH MILIK SESEORANG, TAPI MILIK KITA SEMUA

Secara subjektif, sekarang gw sedang melihat dua genre musik yang
totally berbeda aliran dan pandangan satu sama lain. Pada beberapa saat
gw gak bisa memilah mana yang lebih baik dan mana yang patut ‘dianut’,
karena walupun secara dichotomi musik-musik ini amat berbeda
kedengarannya, masing-masing punya ciri khas yang saat ini punya clan
nya masing-masing, tetap gak bisa dianggap mana yang paling baik dan
mana yang kurang baik. Coz feeling gw terhadap genre ini amat sangat
kuat.. dan gw ingin sekali gak terikat.. dan aliran2 musik itu,
ternyata bikin kepalsuan tersendiri untuk meng’cover’ hidup gw
belakangan ini..So, what are them?

JAZZ or Metal?

Seperti
yang Serieus (band Indonesia red.) nyanyikan.. "Dari pada musik metal
lebih baik musik Jazz..", mungkin quote ini bisa jadi pendorong yang
positif bagi para penikmat jazz. Walaupun memang secara gak serius,
Serieus ngungkapin simpati mereka terhadap musik jazz yang notabene
dinyanyikan secara fun metal.. hahaha.. nice way, I guess.Mungkin di
pertengahan abad 21 ini, musik jazz jadi pilihan tersendiri untuk
didengar. Dulu memang gak bisa dipungkiri bahwa yang ngedenger musik
beginian terbatas di kalangan menengah ke atas dengan rentang usia
setara bokap atau oom kita. Karena musik beraliran begini cuma bisa
dinikmati oleh orang-orang yang ngarti dan channel radionya semacem
KLCBS. Tapi dengan perkembangan zaman (dan perkembangan berfikir
tentunya..) aliran Jazz semacem ini terus berkembang dan menghasilkan
musik-musik yang nggak terlalu ‘berat’ kita denger, terbukti dengan
bebrapa lagu luar misalnya yang dibawain Michael Buble jadi pilihan
tersndiri bagi ABG-ABG yang memilih musik beginian untuk didengar,
sekaligus nambah-nambahin playlist nya yang cuma sekedar Incognito dan
sebangsanya. Semakin berkembang, ternyata Indonesia gak kalah kretif
dalam mengembangkan jazzy tunes.. TOmpi jadi salah satu penggebraknya,
meskipun Bali Lounge sebelumnya jadi pendahulu, tapi dengan kualitas
vokal yang seru Tompi seakan jadi penyulut aliran Jazz yang
menggetarkan Indonesia. Semakin ke sini, Jazz bukan jadi irama
selintas, malah jadi panutan yang gak cuma sekedar lewat doank. Tua
muda jadi pecintanya, Ten 2 Five, atau RAN, saat ini semakin ngebuktiin
bahwa Jazz bisa amat sangat begitu sweet didenger. Termasuk gw yang
pernah menjadi penggemar genre ini..
Sezaman
dengan meledaknya jazz, aliran musik keras yang biasa kita namain
‘metal’ juga jadi pilihan. Well, dengan sedikit penekenan, gw
‘korbannya’. Musik ini tumbuh dari emo, screamo, sampe yang bener2
underground. Gak tanggung-tanggung, peminatnya berkembang dari mulai
anak-anak di bangku SMP. Mungkin karena trend yang sedang berkembang
(terutama di Bandung, gudangnya underground..). Mereka punya pendapat
tersendiri gimana nikmatin musik keras itu. Avenged Sevenfold mungkin
jadi pilihan yang wajib mereka denger, meskipun ada juga yang lebih
seneng ngedenger nomor yang lebih keras macem Alexis On FIre atau Black
Dahlia Murder. Dan keadaan semacam ini semakin berkembang di era
twenties dan bukan lagi jadi dark music yang dianggap strange oleh
beberapa kalangan. GAk cewek, gak cowok semuanya udah punya pilihan
tersendiri untuk gabung jadi anak-anak ‘underground’. LAgi lagi dengan
sedikit alasan, gw ‘korban’nya..
Me about jazz and metal.. and something else..
Well,
mungkin gw terlalu subjektif dalam menilai kesemua itu disini. Itu
mungkin karena gw juga belum terlalu kenal dengan aliran Jazz, dan gak
terlalu dalem tau mengenai musik metal. Yang gw tau musik bisa amat
sangat berpengaruh dalam kehidupan gw mengingat setiap peristiwa di
hidup gw bisa amat sangat menyentuh kalau ada suatu melodi yang jadi
‘backsound’ di dalemnya, baik itu jazz ataupun metal. Di awal gw bilang
bahwa musik2 aliran itu (jazz dan metal) ternyata bikin kepalsuan
tersendiri bagi gw belakangan ini.. Mungkin gak bisa dipungkiri bahwa
sekarang ini gw lagi terbius berat dengan genre musik screamo, yang
tentunya bikin penilaian yang sedikit negatif dari temen2 di sekeliling
gw yang notabene kga kenal musik begituan (coz they’re ‘normal’ girls,
of course). Alhasil, disamping gw jadi lieur sendiri karena gak ada
orang yang bisa diajak diskusi, gw juga jadi ngrasa ‘identity crisis’.
Who am I now? coz I used to hear all the kind of fun music kinda
Beyonce Knowles, Boysbands, sweet pops.. and now, what the hell can
change me into the hard metal?!Mungkin karena gw terlalu terpengaruh
dengan memory yang ada di balik jenis-jenis musik semacam itu. Ha, it’s
all about memory, isnt it..
dan Pada
saat-saat tertentu gw jadi gak bisa nikmatin yang namanya musik,
terlalu busy dengan ingatan-ingatan khusus tentang sesuatu, atau
tepatnya seseorang..
Dan itu bikin gw nge-judge bahwa sekarang, Bagi
gw, musik bukanlah pilihan. Karena gw gak bisa ngebiarin hidup gw
terkendali oleh aliran musik yang gw pilih. Gw gak bisa benci jazz cuma
karena gw sedang benci dengan mantan gw yang notabene amat terpengaruh
dengan jazzy tunes,dan gw juga gak bisa benci dengan (another) mantan
gw yang notabene ‘metal’ adalah nama tengahnya.HAHA.
So,
memang seringkali gw ngerasa tersentuh saat gw ngedenger lagunya ‘You
and I’ Michael Buble, dan di saat yang lain gw bisa aja nangis saat
ngedenger lagunya Alesana ‘This Conversation Is Over’. Whoa… (sama
sekali genre yang amat sangat jauh berbeda sekali). Atau pada beberapa
kesempatan gw ingin ngedenger lagu ‘Pandangan PErtama’ RAN, dan bebrapa
detik kemudian gw ingin ngedenger ‘My Heart Your Hand’ dari From First
To Last. Semua itu jadi bukti bahwa genre musik sama sekali gak
berpengaruh dengan pilihan hidup gw. Dan saat gw benar2 ingin jadi diri
gw sendiri, lagi2 gw akan kembali jadi the REal me yang pada dasarnya
tergila-gila dengan oldies semacam The Beatles atau yang sedikit
alternatif punk macem Greenday, and a little bit Weezer.Gw nyebut
lagu-lagu mereka sebagai ‘penetralisir mood’.

Music is THe Vein Of My Body

Pembagian
yang ekstrim di antara dua genre musik itu semakin ke sini semakin
bikin gw sadar bahwa gw cuma korban mood gw sendiri.. dan parahnya, hal
itu bisa jadi bikin penilaian yang buruk bagi kedua jenis genre itu di
mata gw.. God, ternyata musik bisa bikin pengaruh yang benar2 besar
dalam hidup kita ya? hehe..
So, perbedaan jazz dan metal tampaknya
bukanlah sesuatu yang harus diperdebatkan. Terlepas dari penilaian
subjektif gw terhadap jenis-jenis musik tertentu di dunia ini,kayanya
memang gw harus memegang musik dengan tangan, bukan dengan hati.. so,
kalau gw ingin ngelupain memory yang tersimpan di lagu itu gw bisa
ngebuka genggaman tangan itu dengan mudah, gak sesulit kalo gw
ngegenggamnya dengan hati.. (nyontek kata-katanya Bos..hehe!). wah Gak
kebayang kan kalau gw punya kenangan yang menyakitkan di tiap-tiap
genre musik.. suatu saat di Jazz, terus di musik Emo, dangdut, R’n B,
hiphop, classic, techno, pop.. wah.. mau hidup dengan apa gw yah!?
ahahahaa..So, music still the vein of my body..no matter whatever it is
jazz or hardcore..I still love them all (the music, not the person!!),

karena musik bukanlah milik seseorang.. tapi milik kita semua!!!!! Peace up!!!!!